Saturday, September 1, 2012

Dubai

2 comments:

Yuni Sulistyaningrum said...

Hai Puteri Purnama...Ass. Wr. Wb, semoga Puteri bersama keluarga tetap dalam lindungan Allah SWT. Amin. Ini jawaban pertanyaan Puteri di blog saya;
1. Kalau di Jogjakarta (kota dimana saya tinggal) dan Solo merupakan pusat produksi batik.
2. Batik motif truntum sepanjang yang saya tahu dibuat dalam bentuk lembaran-lembaran kain. Satu lembar panjangnya 2,15m. Kalau mau dijadikan sarung ya bisa dijahit sendiri. Jika batik motif truntum yang sudah berbentuk sarung saya belum tahu dan nanti saya akan survey dulu ada tidaknya pengrajin batik yang bikin. Kalau kain batik sarung umumnya bermotif pekalongan atau pesisiran, motif truntum sangat jarang.
2. Soal harga nanti akan saya kasih khabar setelah survey, yang pasti harganya murahkarena Jogjakarta adalah salah satu pusat batik dan mata uang Malaysia lebih tinggi dari mata uang Indonesia. Kemungkinan yang mahal adalah ongkos kirimnya jika dikirim lewat kurir swasta. Tapi ongkos kirim lebih murah jika melalui Post Indonesia, hanya waktu sampainya akan lebih lama sedikit. Oke...beberapa hari ke depan akan saya kirim informasinya lagi.

Puteri Purnama said...

terimakasih yuni..ku tunggu perkembangan itu